PLUVIOPHILE
Welcome to Selma's blog.

Indonesian.

100% hooman.


- Selma Garuda.


# 4 Hari Yang Melelahkan?
October 13, 2017 / permalink

Yak, video diatas adalah hasil kegabutanku selama aku diopname 4 hari. Maklum ya absurd, namanya saja sedang gabut. Aku akan senang jika kalian berkenan untuk melihatnya XD.



Yap. Selasa lalu, aku memang dirawat di RS Wijayakusuma, salah satu rumah sakit di daerah Purwokerto.

Karena malam selasanya, setelah menjalani rontgen, dokter radiologi mencurigaiku terkena bronkopneumonia karena batuk yang 2 minggu tak kunjung sembuh.

Dan kira-kira jam 2 dini hari, badanku menggigil sampai pagi, entah kenapa. Kemudian Mama search tentang dokter paru yang praktik pada saat itu juga. Dan kami bertiga, beserta Ayah, langsung menuju RS tersebut.

Setelah memasuki ruangan, dokter paru langsung menyuruhku untuk opname 'sementara'. Dan langsung di-iya-kan oleh Mama.

10-10-17, aku mulai dirawat di paviliun ruang Kresna nomor 5.



Aku diberi cairan infus, kemudian suster meyuntikkanku cairan percobaan; apakah aku ada alergi obat atau tidak.

Ayahku pulang karena kedua adikku tidak ada yang jaga dirumah. Dan sekarang, hanya tinggal ada aku dan Mamaku.

Sorenya, infusku habis, lalu darahku naik keatas melalui selang. Aku panik duluan XD. Padahal, aku sama sekali tidak merasakan sakit. Mama menelfon suster dan akhirnya infusku digantikan oleh infus yang baru.



Dan karena aku tidak ada alergi apapun terhadap obat, akhirnya suster menyuntikkanku dengan antibiotik lewat suntikkan infus.

Sakit. Sungguh.

"Agak pegel ya, karena antibiotiknya bentuknya seperti serbuk kaca" itu penjelasan dari suster.

Hari Rabu, aku memanggil ojek online untuk mengantarkan surat izin sakit dari dokter kepada sekolah. Beberapa menit kemudian, mas-mas ojek online menelfon Mama. Katanya, dia menunggu di parkiran saja. Namun Mamaku menolak. "Masuk aja mas".
Akhirnya mas-mas ojek masuk dengan helm tertutup rapat sampai-sampai Mama tidak bisa melihat wajahnya.

"Bu, maaf ya bu, saya takut sama ojek pangkalan dan taxi diluar, karena ada konflik"

Dan Mama akhirnya 'ngeh' akan hal itu. Turut prihatin ya mas ojek.



Ehehe, sejujurnya, aku berniat untuk tidak memberitahu siapapun tentang hal ini :'v. (Aku hanya memberitahunya kepada saudara-saudaraku dan satu sahabatku di kampung halaman). Namun, aplikasi ojek online menuntutku untuk memberikan nomor handphone pihak yang akan menerima surat. Maka dari itu, aku meminta tolong salah satu temanku agar meminjamkan nomor handphonenya untuk melengkapinya.

Sorenya, temanku tersebut datang bersama 4 orang teman lainnya untuk menjengukku sambil membawakanku 2 kotak bolu. Makasih yaa ❤.

Dan malamnya, adik-adikku dan beberapa saudara datang untuk menjenguk. Adik-adikku so excited dan rela menahan kantuk demi melihatku di nebulizer XD.

Esoknya hari kamis, Badanku sudah mendingan. Infusku sudah habis 4. Yang salah satunya adalah cairan penambah nafsu makan berwarna kuning XD.

Dan di hari itu, ayahku datang, banyak saudara dan teman-teman Ayahku yang menjengukku silih berganti sampai malam juga. Terimakasih semuanya. Bahkan ada yang membawakanku air zam zam XD makasih tante ❤.

Gaes, maafkan aku, aku tahu ini menyebalkan :'v. Tapi aku sedikit terhura akan sikap kalian tentang notif wa ku yang tiba tiba jebol malam itu. Regudugan banyak teman-teman yang bertanya apakah aku di opname atau tidak :'v maafin aku gaes, aku ngga bilang bilang :'v.

Takutnya kalian repot-repot. Padahal kalian sendiri saja harus sekolah sampai jam 5 karena intensifikasi bukan? Kalian kirim doa saja Selma juga udah makasih banget kok. Lagian, dokter juga bilang kalau besok Jumat, Selma udah boleh pulang. "Terserah awakmu wae, nek wis mendingan ya njur bali". Gitu kata dokternya sih...,

Besoknya, jam 9, dokter visit dan aku diperbolehkan untuk pulang. Tidak lama kemudian, ayahku beserta 2 saudaraku menengokku, aku harus menunggu mereka untuk Jumat'an terlebih dahulu, kemudian aku baru bisa pulang dan bisa mengetik catatan singkatku selama 4 hari ini.

Aku tahu, ini adalah pengalaman yang buruk.

Namun yang pasti, aku menjadi tahu pula, bahwa diluar sana, banyak sekali orang baik yang bahkan baru saja aku kenal berapa detik yang lalu. Apalagi yang sudah lama kenalnya, bukan?

Makasih untuk semuanya. Untuk para sahabat di sekolah. Selma bahagia bisa diberi kesempatan untuk bertemu kalian di dunia. Semoga terus berlanjut sampai akhirat, ya teman teman :)

Dan...

Untuk Ayah, yang rela menyisihkan waktu sibuknya untuk sementara. Dan juga untuk Mama, yang selama 4 hari full menemaniku berada di ruang 5.
Allahummaghfirli wali wali dayya warkhamhuma kama robbayani soghiro.

Cilacap, 13-10-17

Labels: ,


2 comment(s) on current post.